Tanya Jawab I’tikaf

Posted on 8 Oktober 2007. Filed under: Puasa | Tag:, , , , |

bismillah.jpg

Ada sebuah anggapan atau pemahaman bahwa i’tikaf itu hanya boleh diperkenankan hanya pada tiga masjid saja yakni Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsa, apakah anggapan tersebut dapat dibenarkan? Apakah wanita diperbolehkan i’tikaf sebagaimana halnya laki-laki? Apakah maksud dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam, orang yang tidak mendapatkan malam lailatul qadar maka ia tidak akan mendapatkan sama sekali kebaikan? Kapan saja waktu i’tikaf dilaksanakan? Amalan-amalan apa saja yang dilakukan pada saat i’tikaf? Bagaimana hukum mengadakan kegiatan-kegiatan yang terjadwal dengan tujuan agar menghindari kejenuhan dalam beri’tikaf? Apabila di kampung kita menyelenggarakan i’tikaf dan di kampung tetangga kita menyelenggarakan i’tikaf juga namun pelaksanaannya lebih sesuai dengan sunnah Rasulullah shallallahu ’alahi wa sallam, manakah yang dipilih? Bolehkah i’tikaf hanya beberapa hari saja tidak penuh selama sepuluh hari dan bagaimana bila i’tikaf hanya malam hari saja karena siang hari bekerja atau ada keperluan lain?

Informasi

Sumber : Radio Taruna Al Qur’an

Penjawab : Ustadz Aris Munandar hafidzahullahu

Tipe file : mp3

Ukuran file : 2,5 mb

Durasi : 00:21:46

Pilih link di bawah ini untuk mendownload

cooltext83683795.png

cooltext83683869.png

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: